Air Sungai Keruh dan Mengering Jadi Gangguan Layanan PDAM Sarolangun

SEKITARKITO.COM – Sebagian besar warga di Kecamatan Singkut dan Sarolangun mengeluhkan gangguan layanan air bersih yang biasa disalurkan PDAM Tirta Sako Betuah Sarolangun.

Warga RT 21, Kelurahan Sarolangun Kembang salah satunya. Qomar mengatakan sudah berkisar tiga hari berjalan air PDAM dirumahnya tidak mengalir.

“Sudah tiga hari ngak hidup. Rutin terjadi,” katanya, Rabu (19/8).

Menurutnya, solusi akan persoalan tersebut diperlukan untuk mengatasi kebutuhan air bersih bagi masyarakat. Sedangkan Pisek, warga lainnya mengaku guna memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari, keluarganya harus memanfaatkan air galon.

“Mandi beberapa hari ini pake air galon,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Sako Betuah Sarolangun Mulyadi mengaku gangguan pendistribusian air bersih ini terjadi karena kurangnya pasokan air baku.

“Dikarenakan berkurangnya debit air baku, sehingga menyebabkan terganggunya pendistribusian air ke masyarakat. Dampak dari musim kemarau,” jelasnya.

Guna mengatasi kurangnya pasokan air baku tersebut, PDAM Tirta Sako Betuah Sarolangun disebut telah melakukan beberapa langkah pendalaman untuk mendapatkan pasokan air dan menguatkan daya serap.

“Sebagian wilayah di Kota sejak pagi air sudah mulai mengalir. Kalau untuk wilayah Kecamatan Singkut memang dikarenakan pengalihan aliran sungai dan bahan baku yang kurang sehingga hingga memang belum bisa,” ungkapnya.

PDAM bersama DPRD Sarolangun dalam waktu dekat berencana akan turun kelokasi titik penyerapan air baku untuk penyaluran kewilayah Kecamatan Singkut.

“Turun kelokasi guna mencari solusi,” pungkasnya.

Pilihan Redaksi

Berita Terbaru