Mahasiswa di Sarolangun Minta DPRD Hentikan MBG dan Angkutan Batu Bara

SEKITARKITO.COM – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Ormawa Universitas Islam Sarolangun dan PMII menggelar aksi demonstrasi didepan gedung DPRD Sarolangun, Selasa (23/6).

Dihadapan wakil rakyat, mahasiswa meminta agar suara penolakan terhadap program unggulan Presiden RI yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan.

Termasuk angkutan Batu Bara yang mereka nilai marak melanggar jam operasional dan meresahkan pengguna jalan hingga merusak infrastruktur jalan.

Sekitar kurang lebih 1 jam menyuarakan aspirasi, mahasiswa lalu disambut Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani dan rombongan untuk beraudiensi.

“Kita selaku anggota dewan sangat menyambut baik kedatangan seluruh mahasiswa dan masyarakat sesuai dengan aturan yang berlaku kewenangan kami di DPR,” katanya.

Menurutnya, DPRD Sarolangun akan berupaya semaksimal mungkin menyampaikan aspirasi mahasiswa sesuai dengan tugas dan kewenangan yang dimiliki.

Selain itu, mengenai aktivitas angkutan Batu Bara yang mahasiswa nilai sangat meresahkan juga turut akan dilakukan tindak lanjut.

“Nanti akan kita kaji bersama, apa alasan yang kongkrit untuk menyampaikan kalau ini dihentikan,” ujarnya.

Ketua DPRD Sarolangun juga berencana akan mengumpulkan Forkopimda dan telah meminta Dinas instansi terkait bergerak menindak langsung keluhan masyarakat.

“Kita minta penindakan secepat mungkin, mulai dari malam ini,” ungkapnya.

Sementara itu, mengenai oknum dugaan mahasiswa adanya pejabat yang ikut bermain atau kongkalikong dengan perusahaan. Ketua DPRD akan bekerjasama dengan kepolisian untuk menelusuri hal tersebut.

“Kalau soal diduga ataupun terduga itukan belum pasti, yang jelas kita telusuri. Kerjasama dengan pihak Polres untuk menelusuri siapa oknum pejabat itu,” ungkapnya.

Pilihan Redaksi

Berita Terbaru