SEKITARKITO.COM – D (20) seorang pemuda asal Desa Taman Dewa, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun ditemukan meninggal di pondok dompeng tempat penambangan emas ilegal di Desa Pulau Salak Baru, Kecamatan Batang Asai.
Menurut kabar, peristiwa tersebut terjadi pada dini hari Minggu (2/8) kemarin dan kini masih dalam penyelidikan polisi.
Kapolsek Batang Asai, Iptu Sarman Kenedi mengatakan bahwa korban diketahui tiba dilokasi bersama sepupunya pada Sabtu (1/8) pukul 18:00 Wib untuk bekerja dilokasi dompeng.
“Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan para saksi, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di dalam pondok tempat mereka beristirahat. Di lokasi turut ditemukan sejumlah barang yang saat ini telah diamankan sebagai barang bukti,” katanya, Rabu (5/8).
Kapolsek Batang Asai menduga, korban mengarah pada bunuh diri, namun penyelidikan masih terus berjalan untuk memastikan penyebab pasti kematian.
Diterangkan, berdasarkan keterangan saksi pada pukul 01:00 Wib korban sempat meminta ditemani untuk buang air kecil. Namun sekitar pukul 03:00 Wib saat saksi hendak buang air melihat bahwa korban sudah tergelak bersimbah darah dengan luka dibagian leher.
Ditangan korban, saksi melihat sebuah pisau carter dan jerigen minyak goreng ukuran 5 kilo gram yang isinya diduga telah berkurang sekitar setengah.
Lebih lanjut, saksi kemudian menghubungi rekannya untuk membantu mengevakuasi korban hingga akhirnya dibawa ke Puskesmas Batang Asai untuk dilakukan Visum Et Repertum dan dirujuk ke RSUD Sarolangun sebelum akhirnya diserahkan kepihak keluarga untuk disemayamkan.
Kapolsek Batang Asai menegaskan bahwa hasil keterangan keluarga dan pemeriksaan sementara korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan serta kerap melamun. Pihak keluarga juga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan keberatan.
“Kami turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya serta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada pihak kepolisian,” ungkapnya.
Hingga kini, personel Polsek Batang Asai masih melakukan olah tempat kejadian dan mengumpulkan barang bukti hingga melengkapi administrasi penyelidikan.