Anak-anak Warga SAD di Sarolangun Didorong Masuk Sekolah Rakyat

SEKITARKITO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun bersama Stakholder dan Forum Kemitraan Pembangunan Sosial – Suku Anak Dalam (FKPS-SAD) terus berperan aktif mendorong kesejahteraan dan kemandirian bagi warga rimba atau SAD.

Melalui Workshop Sinergitas, Wakil Bupati (Wabup) Sarolangun Gerry Trisatwika yang membuka langsung kegiatan berharap pemberdayaan SAD di Kabupaten ini bisa lebih maksimal kedepan.

“Program-program yang ada kita evaluasi dan kita rumuskan kembali program apa yang akan kita laksanakan kedepan. Mana yang belum pas, mana yang belum optimal kita optimalkan lagi termasuk dengan pendidikan anak-anak SAD yang ada,” katanya, Kamis (27/8).

Menurutnya, Pemkab Sarolangun berencana ingin meng kombinasikan program-program yang ada di Pemerintah Pusat dengan program di Kabupaten untuk mendorong kemandirian warga SAD.

Mereka diharap, bisa mandiri secara ekonomi dan termasuk menjaga keamanan sosial hingga mencegah terjadinya konflik-konflik.

“Seluruh stakholder berkontribusi busi aktif dalam rangka pencegahan konflik. Yang masih jadi kendala itu perubahan manesite dalam menjaga kebudayaan yang mungkin tidak 100 persen bisa kita aplikasikan terhadap masyarakat suku anak dalam,” ujarnya.

Sementara itu, anak-anak warga SAD didorong agar bisa masuk dalam program sekolah rakyat dan termasuk berencana ingin mengoptimalkan kampung madani yang akan dibahas dalam forum tersebut.

“Mudah-mudahan dengan hadirnya seluruh Stakholder ini bisa merumuskan kembali mengoptimalkan kampung madani tersebut termasuk rencana kita pendidikan anak melalui sekolah rakyat,” ungkapnya.

Pilihan Redaksi

Berita Terbaru