Baru Diresmikan Bupati, Pabrik Kelapa Sawit di Sarolangun Diprotes Warga

SEKITARKITO.COM – Belum genap sepekan diresmikan Bupati Sarolangun Hurmin, operasional pabrik pengolahan kelapa sawit di Desa Pelawan Jaya, Kecamatan Pelawan mendapat kecaman warga.

Mereka menilai, bau busuk dan kebisingan yang ditimbulkan pabrik mengganggu kesehatan dan ketenteraman warga sekitar Desa Pelawan Jaya dan Singkut 2 Dusun Payo Lebar.

Lebih kurang, belasan hingga 20 an orang warga bersama LSM menggeruduk PT Samudra Mahkota Mas (SMM) hingga melakukan audiensi bersama instansi pemerintah terkait digedung dewan.

Salah satu warga Desa Pelawan Jaya, Zulhan dalam audiensi mengaku terus mempertanyakan bagaimana bisa pabrik berdiri terlalu dekat dengan pemukiman warga.

“Jarak kami 200, 300 bahkan ada yang paling dekat itu 150 meter. Kenapa pabrik itu bisa berdiri ditengah pemukiman warga,” katanya, Rabu (29/4).

Ditambahkan, belum lagi bau busuk dan kebisingan yang ditimbulkan pabrik pengolah kelapa sawit tersebut. Mereka meminta untuk dilakukan peninjauan ulang perizinan perusahaan.

Warga lainnya yang hadir dalam audiensi juga mengaku tidak pernah menandatangani surat-surat persetujuan untuk pabrik. Termasuk LSM yang mendorong pemerintah agar melakukan penutupan permanen pabrik tersebut.

Disisi lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sarolangun Kurniawan dalam audiensi mengungkap pihaknya tengah menindak lanjuti laporan warga mengenai persoalan limbah dan sebagainya.

“Sampelnya sudah kami ambil dan kami akan uji di laboratorium,” katanya.

Lebih lanjut, untuk pembuktian bau busuk yang ditimbulkan pabrik. DLH telah memasang alat pendeteksi pencemaran udara dan meminta masyarakat bersabar sembari menunggu hasil keluar agar bisa disampaikan secara terbuka.

Pilihan Redaksi

Berita Terbaru