SEKITARKITO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun terus menguatkan upaya netralisir harga gas LPG 3 kg di pasaran. Sebanyak 2.800 tabung gas melon disalurkan dalam operasi pasar yang dimulai sejak 7 Maret 2026 lalu.
Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Sarolangun mencatat lebih kurang terdapat lima titik Kecamatan di Kabupaten Sarolangun yang menjadi sasaran operasi pasar.
“Kita telah melakukan operasi pasar LPG 3 kg, ini tentu untuk menetralisir harga LPG agar sesuai dengan HET, dan kita lakukan di lima kecamatan,” ujar Sekretaris Dinas Kopurindag Bustra Desman, Senin (16/3).
Menurutnya, persoalan tingginya harga gas di pasaran masih menjadi keluhan masyarakat sehingga pihaknya mengambil langkah.
Diceritakan, operasi pasar Pemkab Sarolangun menjual harga gas LPG 3 kg dengan harga Rp 18 ribu pertabung. Kelima wilayah kecamatan itu diantarnya dikawasan Lurah Sungai Benteng dengan penyebaran 560 tabung.
Diwilayah kantor Camat Mandiangin sebanyak 560 tabung, laman basamo Kecamatan Sarolangun sebanyak 560 tabung, Kecamatan Bathin Vlll sebanyak 560 tabung dan diwilayah Kecamatan Cermin Nan Gedang 560 tabung.
“Jadi total keseluruhan operasi pasar untuk pertama ini sebanyak 2.800 tabung gas LPG Subsidi 3 kg,” ujarnya.
Busra mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi penyaluran gas LPG bersubsidi tersebut diwilayah masing-masing. Agar penyalurannya bisa tepat sasaran menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
“Kalau ditemukan pangkalan yang menjual diatas HET kita akan lakukan penindakan dengan melaporkan ke pihak Pertamina,” ungkapnya.