Deteksi Penggunaan Narkoba, Warga Binaan Lapas Sarolangun di Tes Urine

SAROLANGUN – Sejumlah warga binaan Lapas Kelas llB Sarolangun mendadak dites urine petugas Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satopspatnal) dan Tim Kesehatan Lapas (Keswat).

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Sarolangun Muslihul Harahap mengatakan tes urine ini dilakukan sebagai bentuk deteksi dini potensi penyalahgunaan narkotika didalam Lapas.

“Tes urine ini dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya agar tidak bisa diprediksi oleh warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang menjadi sasaran,” katanya, Kamis (20/11).

Menurutnya, strategi ini menjadi langkah penting untuk memastikan kegiatan berjalan efektif dan dari keseluruhan rangkaian pelaksanaan juga turut diawasi oleh petugas keamanan.

Dipastikan, dalam prosesnya berlangsung aman, tertib dan kondusif sekaligus memastikan bahwa kegiatan tersebut akan berkelanjutan sekaligus menjaga integritas pemasyarakatan.

“Tes urine ini adalah salah satu bentuk deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban. Kegiatan ini kita lakukan secara berkala maupun insidentil, sehingga tidak bisa diprediksi oleh warga binaan. Kami ingin memastikan bahwa Lapas Sarolangun benar-benar bersih dari penyalahgunaan narkotika,” ungkapnya.

Selain itu, dalam pelaksanaannya diungkap akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pembinaan serta pengawasan terhadap WBP kedepan.

Sinergi antara pengamanan dan tim kesehatan Lapas Sarolangun juga mencerminkan bentuk nyata konsistensi petugas dan diharap mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat bahwa Lapas Sarolangun betul-betul berkomitmen dalam melawan narkoba.

Pilihan Redaksi

Berita Terbaru